Keindahan Yogyakarta Goda Ahli Dermatologi Jerman & Belanda

05 March 2017

Keindahan Yogyakarta Goda Ahli Dermatologi Jerman & Belanda

Jakarta, CNN Indonesia -- Lagi-lagi Yogyakarta menjadi perhatian dunia. Setelah menghebohkan media sosial dengan tagar #wonderfulnoon yang juga jadi trending topic, kini giliran MICE yang membuat Yogyakarta menjadi heboh.

Dari tanggal 4-6 Mei 2017, acara Cultural Night digelar di Conference on Tropical And Clinical Dermatology 2017 di The Alana Hotel and Convention Center, Sleman, Yogyakarta.

Acara tersebut merupakan konferensi internasional  yang digelar cabang PERDOSKI Yogyakarta, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Nederlandse Vereniging voor Dermatologie en Venereologie (NVDV), dan Deutsche Dermatologische Gesellschaft (DDG).

Tentunya Kementerian Pariwisata tak ingin melewatkan acara ini begitu saja. Ini dikarenakan  pesertanya didominasi ahli-ahli dermatologi terkemuka dunia asal Jerman dan Belanda.

Lokasi yang dipilih sebagai tempat konferensi adalah lokasi yang indah karena terletak di sekitar Candi Prambanan yang merupakan titik episentrum brand Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang).

Jika peserta konferensi ingin mengenal budaya Indonesia pun sangat mudah. Ada Candi Borobudur  yang baru saja dinobatkan menjadi top 3 Iconic Adventure dunia oleh National Geographic.

International Congress & Convention Association (ICCA) menunjukkan tingkat pengeluaran wisatawan MICE selama berada di destinasi tempat penyelenggaraan acara MICE mencapai 7 kali lipat dari pengeluaran wisatawan biasa.

“Wisatawan MICE juga berpotensi untuk menjadi wisatawan leisure," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, Kamis (4/5/2017).

Oleh karena itu, seluruh peserta  dirayu untuk berwisata ke sejumlah tempat eksotis di Jogjakarta. Di area Bantul 1 ada Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Parangendok, dan Pantai Depok.

Di area Bantul 2 ada Pantai Samas, Pantai Pandan Sari/Patehan, Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru, Pantai Baru, hingga Pantai Pandan  Simo.

Di area Gunungkidul 1 ada Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Drini/Pulau Drini, Pantai Watu Kodok, Pantai Sepanjang, Pantai Krakal, Pantai Sadranan, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti, hingga Pantai Slili.

Di area Gunungkidul 2 ada Pantai Pok Tunggal, Pantai Sadeng, Pantai Ngetun, Pantai Timang, Pantai Jogan, Pantai Lambor, Pantai Siung, Pantai Wediombo, dan Pantai Jungwo.

“Selain itu ada area Gunungkidul 3, area Kulonprogo wisata belanja dan wisata goa.Yang suka heritage, ada Sendratari Ramayana di Prambanan dan Sendratari Roro Jonggrang di Abhayagiri Resort. Sangat komplit. Misi kami, memandu seluruh peserta konfrensi untuk leisure setelah konferensi,” kata Esthy.

Esthy juga menawarkan wisata 10 Bali Baru kepada delegasi mancanegara dari Nederlandse Vereniging voor Dermatologie en Venereologie (NVDV), and Deutsche Dermatologische Gesellschaft (DDG).

Di antaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Morotai di Maluku Utara, Kepulauan Seribu di Jakarta, Tanjung Lesung di Banten, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yakin, setiap acara MICE berskala internasional akan berimbas positif bagi daerah yang didatangi.

“Wisatawan MICE juga berpotensi untuk menjadi wisatawan leisure. Saat ini MICE masuk dalam lima teratas dalam mendatangkan wisman, selain wisata belanja dan kuliner,  wisata heritage dan religi; wisata bahari;, dan wisata olahraga. Wisatawan MICE itu juga berpotensi datang kembali ke destinasi itu untuk leisure," ucap Arief Yahya.