Keping Kue Macaroon untuk Membuat Miniatur Masjid

11 April 2016

Keping Kue Macaroon untuk Membuat Miniatur Masjid

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Manajemen The Alana Hotel and Convention Center punya cara sendiri, dalam menyambut bulan Ramadan. Yakni dengan membuat miniatur masjid dari kue macaroon, di lobi hotel yang terletak di kawasan Colomadu itu. Miniatur masjid itu menjadi penyambut tamu-tamu yang datang ke hotel yang beroperasi sejak 1 Juli 2015 tersebut. Tak kurang dari 1.111 keping kue macaroon, ditempel di sekujur miniatur masjid berdimensi sekitar 2 x 2 meter persegi, dengan tinggi sekitar 2,5 meter.

Public Relation Officer The Alana Kezia Natasha Valentine menuturkan, kue macaroon digunakan untuk mengenalkan kue tradisional Perancis itu kepada publik Solo. “Kue macaroon ini juga bisa menjadi alternatif untuk berbuka. Kalau berbuka puasa, biasanya kan orang mencari yang manis-manis. Nah, macaroon ini rasanya manis. Selain itu, mengandung banyak biji almond yang bagus untuk kesehatan,” katanya.

Chef Toto Suryana mengaku, pembuatan miniatur masjid sudah dilakukan sejak dua pekan sebelum puasa. “Dan sampai sekarang belum selesai. Sebab untuk membuat kue macaroon, butuh waktu lama. Sebelum masuk oven, adonan harus diangin-anginkan selama 4-5 jam, agar tidak pecah saat dipanggang. Jadi pembuatan kuenya dalam sehari terbatas, hanya 40 sampai 60 butir,” tuturnya.

Padahal, dibutuhkan 1.111 keping kue berbahan baku tepung almond, gula halus, gula pasir dan putih telur, hingga miniatur masjid tersebut bisa selesai. “Makanya proses pembuatan terus berlangsung, sampai Ramadan ini. Saat kue ditempel di miniatur, tamu hotel bisa ikut terlibat. Sejauh ini, penyelesaiannya sudah 80 persen. Mungkin sepekan lagi, pembuatan miniaturnya sudah kelar 100 persen,” ujarnya. (Irfan Salafudin/CN38/SM Network)